Sejumlah Pihak Optimistis Stabilitas Moneter RI Terjaga

Jakarta – Di tengah proses transisi kepemimpinan Bank Indonesia (BI), optimisme stabilitas moneter Indonesia masih tetap terjaga. Keyakinan tersebut didasarkan pada kuatnya fundamental sektor keuangan, tata kelola kelembagaan BI yang kokoh, serta sinergi yang terus terjalin antara pemerintah, otoritas keuangan, dan industri perbankan dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Ketua Umum PERBANAS, Hery Gunardi, mengatakan bahwa industri perbankan nasional saat ini berada dalam kondisi yang solid dengan dukungan permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, serta penerapan manajemen risiko yang prudent. Menurutnya, Bank Indonesia memiliki landasan hukum, tata kelola, dan mekanisme kelembagaan yang kuat sehingga seluruh tugas dan mandatnya akan tetap berjalan secara efektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Perbankan nasional tetap memiliki keyakinan terhadap kekuatan institusi Bank Indonesia beserta mekanisme tata kelolaannya. Kami percaya koordinasi antarotoritas akan tetap berjalan dengan baik, sehingga stabilitas moneter, sistem pembayaran, dan sistem keuangan nasional tetap terjaga,” ujarnya.

PERBANAS menghormati keputusan Perry Warjiyo untuk mengundurkan diri sebagai Gubernur BI dan meyakini mekanisme konstitusional akan menghasilkan figur terbaik untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional. Operasional perbankan pun dipastikan tetap berjalan normal.

“Kepercayaan merupakan aset utama sistem keuangan. Karena itu, penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan ruang bagi proses kelembagaan yang berlangsung sesuai ketentuan, sambil terus menjaga optimisme terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat,” jelas Hery.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Mohamad Hekal menilai keberlanjutan fungsi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter dan nilai tukar rupiah akan tetap terpelihara. Ia juga meyakini penunjukan Penjabat Sementara Gubernur BI telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan sehingga mampu menjaga kepercayaan pelaku industri dan masyarakat terhadap kinerja bank sentral.

“Sekarang yang penting dalam proses pergantian GBI (gubernur BI), peran BI dalam menjaga stabilitas kurs dan nilai rupiah juga harus terjaga. Penunjukan Ibu Destry sebagai GBI sementara sudah sesuai UU BI dan saya yakin beliau mampu mengemban tugas tersebut dan meyakinkan semua pelaku industri bahwa BI dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,” pungkas Hekal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *